☻☻☻WELC☺ME T☺ MY BL☺G☻☻☻

Selasa, 07 Desember 2010

TUGAS 4 (SIM1)

1. Jelaskan evolusi dari Computer Based Information System :

E-Commerce / Electronic Commerce (e-business) merupakan kegiatan bisnis yang dijalankan (misalnya transaksi bisnis) secara elektronik melalui suatu jaringan (biasanya internet) dan komputer atau kegiatan jual - beli barang atau jasa (atau mentransfer uang) melalui jalur komunikasi digital.

Pengembangan CBIS mengikuti system life cycle, yang terdiri dari : Siklus hidup suatu sistem bisa berlangsung beberapa bulan ataupun beberapa tahun (dalam satuan bulan atau tahun). Penentu lama dan yang bertanggung jawab atas SLC berulang ialah pemakai CBIS.

Walau banyak orang mungkin menyumbangkan keahlian khusus mereka untuk pengembangan sistem berbasis komputer, pemakailah yang bertanggung jawab atas siklus hidup sistem. Tanggung jawab untuk mengelola CBIS ditugaskan pada manajer.

Seiiring berkembangnya CBIS, manajer merencanakan siklus hidup dan mengatur para spesialis informasi yang terlibat. Setelah penerapan, manajer mengendalikan CBIS untuk memastikan bahwa sistem tersebut terus menyediakan dukungan yang diharapkan.

Ketika manajer memilih untuk memanfaatkan dukungan para spesialis informasi, kedua pihak bekerjasama untuk mengidentifikasi dan mendefinisikan masalah, mengidentifikasi dan mengevaluasi solusi alternative, memilih solusi terbaik, merakit perangkat keras dan perangkat lunak yang sesuai, membuat basis data, dan menjaga kemutakhiran sistem.

2. Manfaat dan kendala yang dapat diantisipasi dari E-Commerce!

Manfaat yang dapat diantisipasi dari E-Commerce :

1. Pelayanan pelanggan yang lebih baik.
2. Hubungan dengan pemasok dan masyarakat keuangan yang lebih baik.
3. Pengembangan atas investasi pemegang saham dan pemilik yang meningkat.

Kendala yang dapat diantisipasi dari E-Commerce :

1. Biaya tinggi.
2. Masalah keamanan.
3. Perangkat lunak yang belum mapan atau tidak tersedia.

3. Model yang digunakan dalam Model Sistem Umum Perusahaan

Tahap Pemahaman yaitu sebuah proses pemahaman terhadap masalah dengan mengidentifikasi dan mempelajari masalah terhadap lingkungan yang memerlukan data à mengolah data à mengujinya à menjadikan petunjuk dalam menemukan pokok masalah à mencari solusi (bergerak dari tingkat system ke subsystem).

Sebagian sistem terbuka dapat mengendalikan operasinya sendiri, sebagian lagi tidak. Pengendalian ini dapat dicapai dengan menggunakan suatu lingkaran yang disebut “Lingkaran Umpan Balik” yang menyediakan suatu jalur bagi sinyal-sinyal dari sistem ke mekanisme pengendalian begitu pula sebaliknya.

a. Sistem Lingkaran Terbuka.
b. Sistem Lingkaran Tertutup.

Pengendalian Manajemen: pihak manajemen menerima informasi yang menggambarkan output sistem.

Pengolah Informasi: Perjalanan informasi tidak selalu dari sistem fisik kepada manajer. Para manajer memperoleh informasi dari sistem yang menghasilkan informasi dari data yang terkumpul.

4. Apa yang anda ketahui tentang konsep Management By Exception,jelaskan!

System Pendukung Keputusan (SPK) atau Decision Support System (DSS) dibuat sebagai suatu cara untuk memenuhi kebutuhan seorang manajer dalam membuat keputusan yang spesifik dalam memecahkan masalah yang spesifik pula.

Tahapan dalam pengambilan keputusan yaitu:

  • Tahap Pemahaman yaitu sebuah proses pemahaman terhadap masalah dengan mengidentifikasi dan mempelajari masalah terhadap lingkungan yang memerlukan data à mengolah data à mengujinya à menjadikan petunjuk dalam menemukan pokok masalah à mencari solusi (bergerak dari tingkat system ke subsystem).

  • Tahap Perancangan yaitu sebuah proses pengembangan, analisis dan pencarian alternatif tindakan atau solusi yang mungkin untuk di ambil/ dilakukan (Identifikasi dan mengevaluasi alternatif).

  • Tahap Pemilihan yaitu sebuah proses pemilihan salah satu alternatif solusi yang dimunculkan pada tahap perancangan untuk menentukan arah tindakan dengan memperhatikan kriteria-kriteria berdasar tujuan yang dapat dicapai pada tahap berikutnya (memlih solusi terbaik).

  • Tahap Penerapan yaitu sebuah proses untuk melaksanakan dan menerapkan alternatif tindakan yang dipilih untuk menyelesaikan permasalahan yang telah di identifikasi (menerapkan solusi dan membuat tindak lanjut).

Berbagai jenis keputusan ialah keputusan tak terprogram, terprogram, dan semi terprogram.
Berbagai jenis masalah yang ada yaitu masalah terstruktur (terdapat 3 tahap yaitu pemahaman, perancangan, dan pemilihan), masalah tidak terstruktur (tidak terdapat dalam 4 tahap), dan masalah semi terstruktur.
Keharusan DDS yaitu Membantu manajer dalam membuat keutusan untuk memecahkan masalah semi terstruktur, mendukung penilaian manajer, dan meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan manajer dari hanya sekedar efisiensi.
Model DSS dimana terdapat database yang isinya digunakan oleh Perangkat Lunak Penulisan Laporan (menghasilkan laporan periodik maupun khusus), Model Matematika (menghasilkan informasi sebagai hasil dari simulasi yang melibatkan satu atau beberapa komponen), dan Perangkat Lunak GDSS.

Perangkat lunak penulisan laporan
Laporan periodik = disiapkan sesuai jadwal
Laporan khusus = disiapkan ketika sesuatu yang luar biasa terjadi
Menyatukan Management by Exception ke dalam laporan
Konsep yang memungkinkan manajer hanya memperhatikan aktifitas yang layak mendapatkan perhatian manajemen

Dapat disatukan dalam satu laporan melalui 4 cara :
1). Menyiapkan laporan hanya jika terjadi perkecualian
2). Menggunakan urutan laporan untuk menyoroti perkecualian
3). Mengelompokkan perkecualian bersama-sama
4). Menunjukkan varians dari normal

Perangkat lunak GDSS memungkinkan beberapa pemecah masalah bekerja bersama-sama sebagai satu kelompok untuk mencapai solusi. Pemecah masalah dapat mewakili sebuah komite atau tim proyek, para anggota kelompok dapat berkomunikasi secara langsung atau melalui GDSS.

GDSS adalah Suatu sistem berbasis komputer yang mendukung kelompok-kelompok orang yang terlibat dalam satu tugas (tujuan) bersama dan yang menyediakan interfase bagi suatu lingkungan yang digunakan bersama.

Proses yang terjadi pada GDSS :
1. Mengorganisasi pendapat yang muncul dalam kelompok
2. Mengumpulkan informasi
3. Mengurutkan berdasar prioritas
4. Mengumpulkan aspek-aspek pendukung

Otomasi perkantoran (Office Automation) Mencakup semua sistem elektronik formal dan informal yang terutama berkaitan dengan komunikasi informasi ke dan dari orang-orang di dalam maupun di luar perusahaan (siapa saja yang menggunakan OA). Kelompok pemakai OA adalah pekerja terdidik (manajer dan profesional), sekretaris, dan pegawai administrasi. Tujuan dari OA ialah mengurangi biaya administrasi, pemecahan masalah, dan pelengkap serta bukan pengganti. Beberapa contoh aplikasi OA yaitu pengolahan kata, E-mail, voice mail, kalender elektronik, konferensi audio/video, konferensi komputer, PAX, imaging, dan dekstop publising.
Pengolahan kata yaitu Penggunaan alat elektronik yang secara otomatis melaksanakan banyak tugas yang berkaitan dengan penyiapan dokumen yang tercetak.
Surat elektronik /E-mail ialah Penggunaan jaringan komputer yang memungkinkan para pemakai mengirim, menyimpan dan menerima pesan-pesan dengan menggunakan terminak komputer dan alat penyimpanan.
Voice mail ialah Pengiriman pesan dengan mengucapkan ke dalam telepon, dan pesan yang telah terkirim, oleh penerima dapat diambil melalui telepon juga.
Kalender elektronik Penggunaan jaringan komputer untuk membuat, menyimpan dan mengambil agenda pertemuan (jadwal kerja).
Konferensi audio Penggunaan peralatan komunikasi suara untuk membuat suatu hubungan audio diantara orang-orang yang tersebar secara geografis dengan tujuan melaksanakan konferensi.

Daya tarik konferensi audio :
1. Biaya relatif murah bagi perusahaan.
2. Orang-orang merasa nyaman berbicara.
3. Butuh beberapa menit saja untuk menyiapkan peralatan.

Ke-efisiensi-an sebuah konferensi audio :
  • Di tunjuk moderator (orang yang mengkoordininasi jalannya konferensi).
  • Jumlah peserta dibatasi (<>
  • Ada hasil dari pembicaraan yang dibagikan keseluruh peserta atau rekaman konferensi harus disimpan.
  • Setiap peserta yang akan bicara harus meng-identifikasi dirinya.

Penggunaan peralatan komunikasi suara dan gambar untuk membuat suatu hubungan audio-video diantara orang-orang yang tersebar secara geografis dengan tujuan melaksanakan konferensi.
Read More..

Selasa, 02 November 2010

TUGAS 3 (SIM1)

Keamanan Sistem

Keamanan Sistem mengacu pada perlindungan terhadap semua sumber daya informasi perusahaan dari ancaman oleh pihak-pihak yang tidak berwenang.

Tujuan-tujuan Keamanan ; dimaksudkan untuk mencapai 3 tujuan utama , yaitu :

1. Kerahasiaan, perusahaan berusaha melindungi data dan informasi dari orang-orang yang tidak berhak.

2. Ketersediaan, tujuan CBIS adalah menyediakan data dan informasi bagi mereka yang berwenang untuk menggunakannya.

3. Integritas, semua subsistem CBIS harus menyediakan gambaran akurat dari sistem fisik yang diwakilinya.



Pengendalian Akses ; dicapai melalui suatu proses 3 langkah, yang mencakup :

1. Indentifikasi User.

2. Pembuktian Keaslian User.

3. Otorisasi User.


- Pentingnya pengendalian Sistem Informasi.

Yaitu kegiatan-kegiatan yang dilakukan manajer system informasi untuk meyakinkan bahwa pengendalian-pengendalian di dalam system teknologi informasi masih tetap dilakukan dan masih efektif dalam mencegah ancaman dan gangguan terhadap system informasi.

- Tugas pengendalian dalam Sistem Informasi yang terdiri dari :

* Proses menjamin bahwa tugas tertentu dilaksanakan secara efektif dan efesien.
* Berorientasi pada transaksi.
* Dilakukan berulangkali (amat sistematis).
* Ada hubungan sebab akibat (lebih ilmiah).

Kontrol proses pengembangan.

Tujuan dari kontrol pengembangan adalah untuk memastikan bahwa sistem informasi yang diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan pemakai. Yang termasuk dalam kontrol pengembangan :
  • Manajemen puncak menetapkan kontrol proyek secara keseluruhan selama fase perencanaan dengan cara membentuk komite SIM.
  • Manajemen memberitahu pemakai mengenai orientasi sistem informasi.
  • Manajemen menentukan kriteria penampilan yang digunakan dalam mengevaluasi operasi sistem informasi.
  • Manajemen dan bagian pelayanan informasi menyusun disain dan standar sistem informasi.
  • Manajemen dan pelayanan informasi secara bersama-sama mendefinisikan program pengujian yang dapat diterima.
  • Manajemen melakukan peninjauan sebelum instalasi yang dilakukan tepat setelah penggantian dan secara berkala meninjau sistem informasi untuk memastikan apakah ia memenuhi kriteria penampilan.
  • Bagian pelayanan informasi menetapkan prosedur untuk memelihara dan memodifikasi sistem informasi dan prosedur yang disetujui oleh manajemen.


  • - Kontrol Desain Sistem

    Selama fase disain dan analisis dari siklus hidup system, Analis System, DBA dan Manajer Jaringan membangun fasilitas kontrol tertentu dalam disain system. Selama fase implementasi, programmer menggabungkan kontrol tersebut ke dalam system. Disain system dikontrol dengan cara menggabungkan kontrol software menjadi lima bagian pokok, yaitu :

    * Permulaan Transaksi (Transaction Origination)

    Tahap-tahap yang harus dilakukan pada permulaan transaksi terdiri atas ;

    * Permulaan dokumen sumber
    * Kewenangan
    * Pembuatan input computer
    * Penanganan kesalahan
    * Penyimpanan dokumen sumber
    * Entri Transaksi (Transaction Entry)

    Entri transaksi mengubah data dokumen sumber menjadi bentuk yang dapat dibaca oleh komputer. Kontrol ini berusaha untuk menjaga keakuratan data yang akan ditransmisikan ke jaringan komunikasi atau yang akan dimasukkan secara langsung ke dalam komputer. Area kontrolnya meliputi atas :

    * Entri data
    * Verifikasi data
    * Penanganan kesalahan
    * Penyeimbangan batch
    * Komunikasi Data (Data Communication)

    Komputer yang ada dalam jaringan memberikan peluang risiko keamanan yang lebih besar dari pada komputer yang ada di dalam suatu ruangan. Area kontrol ini terdiri dari :

    * Kontrol pengiriman pesan
    * Kontrol saluran (channel) komunikasi
    * Kontrol penerimaan pesan
    * Rencana pengamanan datacom secara menyeluruh
    * Pemrosesan Komputer (Computer Processing)

    Pada umumnya semua elemen kontrol pada disain system selalu dikaitkan dengan pemasukan data ke dalam komputer. Area kontrol pada pemrosesan komputer terdiri dari :

    * Penanganan data
    * Penanganan kesalahan
    * Database dan perpustakaan software
- Kontrol Pengoperasian Sistem

Kontrol pengoperasian system didasarkan pada struktur organisasional dari departemen operasi, aktivitas dari unit yang ada dalam departemen tersebut.

Kontrol yang memberikan kontribusi terhadap tujuan ini dapat diklasifikasikan menjadi lima area :

1. Struktur organisasional

2. Kontrol perpustakaan

3. Pemeliharaan peralatan


4. Kontrol lingkungan dan kemanan fasilitas

5. Perencanaan disaster, meliputi area :

* Rencana keadaan darurat (emergency plan)
* Rencana back-up (backup plan)
* Rencana record penting (vital record plan)
* Rencana recovery (recovery plan)

Metode Mendapatkan Dan Memelihara Kontrol

Manajemen dapat melakukan kontrol dengan tiga cara, yaitu :

* Manajemen dapat melakukan kontrol langsung, yaitu mengevaluasi kemajuan dan penampilan, dan menentukan tindakan koreksi apa yang harus dilakukan.
* Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung dengan terus menerus melalui CIO.
* Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung berkenan dengan proyeknya melalui pihak ketiga
Read More..

Sabtu, 23 Oktober 2010

SISTEM IFORMASI MANAJEMEN

Menyongsong era globalisasi dewasa ini, Sistem Informasi semakin dibutuhkan perusahaan, khususnya dalam meningkatkan kesehatan aliran informasi dalam perusahaan, control kualitas, dan menciptakan aliansi atau kerjasama dengan rekanan lainnya. Perusahaan yang sudah melakukan otomatisasi pada setiap lini manajerialnya, perlu menindaklanjuti dengan membangun Sistem Informasi Manajemen (SIM) yang integral dan terpadu.

SIM akan menolong perusahaan-perusahaan dalam mengintegrasikan data, mempercepat dan mengestimatisasi pengolahan data, meningkatkan kualitas informasi dan kontrol manajemen, mendorong terciptanya produk-produk baru, meningkatkan layanan dan control, mengotomatisasi sebagian pekerjaan rutin, dan menyederhanakan alur kerja. Pendek kata, SIM beserta perkembangan teknologi pendukungnya akan memicu transformasi besar dalam bidang bisnis dan manajemen


Pengertian Sistem Informasi Manajemen

SIM bukan merupakan hal baru. Ruang lingkup SIM sebenarnya tertuang pada tiga kata pembentuknya, yaitu “sistem”, “informasi”, dan “manajemen”.

Sistem merupakan kumpulan elemen yang saling berhubungan satu sama lain yang membentuk satu kesatuan dalam usaha mencapai suatu tujuan. Di dalam perusahaan, yang dimaksud elemen dari sistem adalah departemen-departemen internal, seperti persediaan barang mentah, produksi, persediaan barang jadi, promosi, penjualan, keuangan, personalia; serta pihak eksternal seperti supplier dan konsumen yang saling terkait satu sama lain dan membentuk satu kesatuan usaha.

Informasi adalah hasil pemrosesan data yang diperoleh dari setiap elemen sistem tersebut menjadi bentuk yang mudah dipahami dan merupakan pengetahuan yang relevan yang dibutuhkan oleh orang untu menambah pemahamannya terhadap fakta-fakta yang ada. Informasi bagi setiap elemen akan berbeda satu sama lain sesuai dengan kebutuhannya masing-masing

Manajemen terdiri dari proses atau kegiatan yang dilakukan oleh pengelola perusahaan seperti merencanakan (menetapkan strategi, tujuan dan arah tindakan), mengorganisasikan, memprakarsai, mengkoordinir dan mengendalikan operasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Dari ruang lingkup di atas, beberapa ahli telah memberikan rumusan tentang sistem informasi manajemen, antara lain :

1. SIM adalah pengembagan dan penggunaan sistem-sistem informasi yang efektif dalam organisasi-organisasi (Kroenke, David, 1989)

2. SIM didefinisikan sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai yang mempunyai kebutuhan yang serupa. Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem utamanya mengenai apa yang telah terjadi di masa lalu, apa yang sedang terjadi sekarang dan apa yang mungkin terjadi di masa depan. Informasi tersebut tersedia dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus dan output dari simulasi matematika. Informasi digunakan oleh pengelola maupun staf lainnya pada saat mereka membuat keputusan untuk memecahkan masalah (Mc. Leod, 1995)

3. SIM merupakan metode formal yang menyediakan informasi yag akurat dan tepat waktu kepada manajemen untuk mempermudah proses pengambilan keputusan dan membuat organisasi dapat melakukan fungsi perencanaan , operasi secara efektif dan pengendalian (Stoner, 1996)

Dari definisi-definisi di atas, dapat ditarik kesimpulan, bahwa SIM adalah suatu sistem yang dirancang untuk menyediakan informasi guna mendukung pengambilan keputusan pada kegiatan manajemen dalam suatu organisasi.
Read More..

Kamis, 14 Oktober 2010

Fase - Fase Penyebaran Virus Komputer

Pada tahun 1984, virus baru berkembang dan banyak dikenal oleh masyarakat. Program yang lebih dikenal dengan virus diciptakan oleh Fred Cohen yang diilhami dari virus biologis yang mampu menular dari manusia ke manusia. Penciptaan program virus merupakan cikal bakal dari teori John Von Neuman tahun1960 tentang Self Altering Automata dengan membuat program game yang mampu memperbanyak diri dan menghancurkan program lawan. Jadi virus komputer adalah program komputer yang memiliki kemampuan untuk menulari program lain, mengubah, memanipulasi bahkan merusak sistem komputer.














Suatu program dikatakan virus jika memiliki kemampuan sebagai:


  • Mendapatkan informasi, misal virus mampu mengumpulkan informasi berupa daftar nama file yang dapat ditularinya.
  • Memeriksa file apakah sudah ditulari atau belum. File yang sudah ditulari memiliki byte tanda terinfeksi sehingga tidak perlu lagi dilakukan penularan.
  • Menggandakan dan menularkan diri: virus akan menuliskan byte pengenal dan menggandakan/menulis kode objek virus ke file-file tersebut. Atau dapat juga dilakukan dengan menghapus file-file tersebut, kemudian membuat file-file baru yang berisi virus dengan nama yang sama dengan file-file tersebut.
  • Memanipulasi : virus memiliki rutin/fungsi/prosedur yang akan dijalankan ketika file yang ditulari aktif. Aksi yang dapat dilakukan rutin antara lain menuliskan pesan; mengubah label file, direktori atau drive, mengubah isi file, merusak file, mengacaukan kerja perangkat dan lain-lain.
  • Menyembunyikan diri : dilakukan dengan menyimpan kode virus dalam bentuk bahasa mesin dan digabung dengan program lain yang dianggap berguna, menyimpan kode program virus pada boot record, membuat kode program virus sekecil mungkin sehingga file yang ditulari tidak terlalu berubah ukurannya.

Dalam proses hidupnya, virus mengalami 4 tahap, yaitu:


  • Dormant phase (fase tidur) adalah fase virus saat tidak aktif. Tidak semua virus melewati fase ini.
  • Propagation phase (fase penyebaran) adalah fase virus memperbanyak diri atau menular ke file lain yang menjadi sasaran.
  • Triggering phase (fase diaktifkan) adalah fase virus menjadi aktif dari kondisi tidak aktifnya dengan dipicu oleh beberapa hal misalnya tanggal tertentu telah tercapai, kehadiran program lain yang dieksekusi dan lain-lain.
  • Execution phase (fase eksekusi) adalah fase virus yang aktif menjalankan rutin yang dimilikinya, seperti menampilkan pesan, merusak file lain dan sebagainya.

Macam-macam virus adalah

  • Virus makro : virus yang dibuat dengan memakai makro atau bahasa pemograman aplikasi tertentu. Jika aplikasi pendukungnya dapat berjalan dengan baik, dipastikan virus yang memakai makro dari aplikasi tersebut dapat melakukan serangan. Contohnya virus W97M.Panther, WM.Twno.A;TW menginfeksi file-file MS Word.
  • Virus boot sector adalah virus yang memindahkan atau mengganti boot sector asli dengan program booting virus. Jika dilakukan booting, virus menjadi aktif dan melakukan serangan. Contohnya virus wyx, v-sign, stoned.june dan lain-lain
  • Virus stealth adalah virus yang menguasai tabel interupsi DOS (interrupt interception), sehingga dapat mengendalikan interupsi-interupsi level DOS. Contohnya Vmem, Yankee.XPEH.4928, WXYC dan lain-lain
  • Virus polymorphic adalah virus yang mengubah strukturnya setelah menginfeksi program lain. Karena strukturnya berubah, virus ini sulit dideteksi oleh program antivirus. Contohnya necropolis A/B, nightfall dan lain-lain.
  • Virus program adalah virus yang menginfeksi program-program yang dieksekusi langsung oleh sistem operasi, baik program yang berekstensi EXE maupun COM.
  • Virus multi partisi merupakan gabungan dari virus program dan boot sector, menginfeksi program-program EXE atau COM dan boot sector.

Penyebaran virus bisa melalui

  • Disket, flashdisk, DVD, CD, hardisk dan media penyimpanan sekunder lainnya
  • Jaringan komputer lokal/internet baik wireline maupun wireless
  • Aplikasi freeware, shareware yang mudah diunduh (download) dari internet
  • Server WWW atau FTP, menularkan virus saat diakses
  • Attachment file yang ada pada email, dan lain-lain

Langkah-langkah penanganan virus komputer :

>> Pencegahan (preventif) :

  • Pasang antivirus yang handal yang terupdate teratur.
  • Scan disket, flashdisk, CD, DVD dan media penyimpanan lain sebelum tersambung ke komputer
  • Pasang firewall jika terhubung ke jaringan local maupun internet
  • Jangan download aplikasi dari situs yang tidak jelas
  • Update patch aplikasi/service pack untuk OS agar hole-hole aplikasi/OS bisa diperbaiki.

>> Perbaikan (kuratif/sudah terinfeksi) :

  • Tentukan sumber virus (jaringan, flashdisk, atau yang lain), kemudian lokalisir atau isolasi agar penyebarannya terhenti.
  • Identifikasi virus yang menyerang berdasar gejala yang kelihatan, seperti jenis file yang diserang, kerusakan yang timbul, pesan yang muncul dan lain-lain dari referensi majalah, internet, dll.
  • Hilangkan virus tanpa merusak file yang terinfeksi, dengan memakai antivirus yang ada. Jika tidak berhasil, karantinakan file yang terinfeksi. Jika tidak berhasil juga, hapus file tersebut.
  • Langkah terakhir dengan format/instal ulang komputer.
Read More..

SEJARAH VIRUS KOMPUTER

Virus komputer pertama kalinya tercipta bersamaan dengan komputer. Pada tahun 1949, salah seorang pencipta komputer, John von Newman, yang menciptakan Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC), memaparkan suatu makalahnya yang berjudul “Theory and Organization of Complicated Automata”. Dalam makalahnya dibahas kemungkinan program yang dapat menyebar dengan sendirinya. Perkembangan virus komputer selanjutnya terjadi di AT&T Bell Laboratory salah satu laboratorium komputer terbesar di dunia yang telah menghasilkan banyak hal, seperti bahasa C dan C++.1 Di laboratorium ini, sekitar tahun 1960-an, setiap waktu istirahat para peneliti membuat permainan dengan suatu program yang dapat memusnahkan kemampuan membetulkan dirinya dan balik menyerang kedudukan lawan. Selain itu, program permainan dapat memperbanyak dirinya secara otomatis. Perang program ini disebut Core War, yaitu pemenangnya adalah pemilik program sisa terbanyak dalam selang waktu tertentu. Karena sadar akan bahaya program tersebut, terutama bila bocor keluar laboratorium tersebut, maka setiap selesai permainan, program tersebut selalu dimusnahkan. Sekitar tahun 1970-an , perusahaan Xerox memperkenalkan suatu program yang digunakan untuk membantu kelancaran kerja. Struktur programnya menyerupai virus, namun program ini adalah untuk memanfaatkan waktu semaksimal mungkin dan pada waktu yang bersamaan dua tugas dapat dilakukan. Pada tahun 1980-an, perang virus di dunia terbuka bermula atas pemaparan Fred Cohen, seorang peneliti dan asisten profesor di Universitas Cincinati, Ohio. Dalam pemaparannya, Fred juga mendemonstrasikan sebuah program ciptaannya, yaitu suatu virus yang dapat menyebar secara cepat pada sejumlah komputer. Sementara virus berkembang, Indonesia juga mulai terkena wabah virus. Virus komputer ini pertama menyebar di Indonesia juga pada
tahun 1988. Virus yang begitu menggemparkan seluruh pemakai komputer di Indonesia, saat itu, adalah virus ©Brain yang dikenal dengan nama virus Pakistan.

Pengertian Virus Komputer

Istilah virus komputer tak asing lagi bagi kalangan pengguna komputer saat ini. Padahal, sekitar 12 tahun yang lalu, istilah ini telah dikenal oleh masyarakat pengguna komputer. Baru pada tahun 1988, muncul artikel-artikel di media massa yang dengan gencar memberitakan mengenai ancaman baru bagi para pemakai komputer yang kemudian dikenal dengan sebutan ‘virus komputer’. Virus yang terdapat pada komputer hanyalah berupa program biasa, sebagaimana layaknya program-program lain. Tetapi terdapat perbedaan yang sangat mendasar pada virus komputer dan program lainnya. Virus dibuat oleh seseorang dengan tujuan yang bermacam-macam, tetapi umumnya para pembuat virus hanyalah ingin mengejar popularitas dan juga hanya demi kesenangan semata. Tetapi apabila seseorang membuat virus dengan tujuan merusak maka tentu saja
akan mengacaukan komputer yang ditularinya.

Kemampuan Dasar Virus Komputer

Definisi umum virus komputer adalah program komputer yang biasanya berukuran kecil yang dapat meyebabkan gangguan atau kerusakan pada sistem komputer dan memiliki beberapa kemampuan dasar, diantaranya adalah :

Kemampuan untuk memperbanyak diri
Yakni kemampuan untuk membuat duplikat dirinya pada file-file atau disk-disk yang belum ditularinya, sehingga lama-kelamaan wilayah penyebarannya semakin luas.

Kemampuan untuk menyembunyikan diri
Yakni kemampuan untuk menyembunyikan dirinya dari perhatian user, antara lain dengan cara-cara berikut :
a. Menghadang keluaran ke layar selama virus bekerja, sehingga pekerjaan virus tak tampak oleh user.
b. Program virus ditempatkan diluar track2 yang dibuat DOS (misalkan track 41)
c. Ukuran virus dibuat sekecil mungkin sehingga tidak menarik kecurigaan.

Kemampuan untuk mengadakan manipulasi
Sebenarnya rutin manipulasi tak terlalu penting. Tetapi inilah yang sering mengganggu. Biasanya rutin ini dibuat untuk :
a. Membuat tampilan atau pesan yang menggangu pada layer monitor
b. Mengganti volume label disket
c. Merusak struktur disk, menghapus file-file
d. Mengacaukan kerja alat-alat I/O, seperti keyboard dan printer

Kemampuan untuk mendapatkan informasi
Yakni kemampuan untuk mendapatkan informasi tentang struktur media penyimpanan seperti letak boot record asli, letak table partisi, letak FAT3, posisi suatu file, dan sebagainya.

Kemampuan untuk memeriksa keberadaan dirinya
Sebelum menyusipi suati file virus memeriksa keberadaan dirinya dalam file itu dengan mencari ID (tanda pengenal) dirinya di dalam file itu. File yang belum tertular suatu virus tentunya tidak mengandung ID dari virus yang bersangkutan. Kemampuan ini mencegah penyusupan yang berkali-kali pada suatu file yang sama.

2.4 Jenis-jenis virus komputer

Berikut ini akan dibahas jenis-jenis virus yang penulis simpulkan dari berbagai sumber, baik sumber pustaka maupun sumber dari internet.

2.4.1 Berdasarkan Teknik Pembuatannya

a. Virus yang dibuat dengan compiler
Adalah virus yang dapat dieksekusi karena merupakan virus yang telah di compile sehingga menjadi dapat dieksekusi langsung. Virus jenis ini adalah virus yang pertama kali muncul di dunia komputer, dan sampai sekarang terus berkembang pesat. Biasanya virus jenis ini dibuat dengan bahasa pemrograman tingkat rendah yang disebut dengan assembler, karena dengan menggunakan assembler program yang dihasilkan lebih kecil dan cepat, sehingga sangat cocok untuk membuat virus. Tetapi tidak tertutup kemungkinan untuk membuat virus dengan menggunakan bahasa pemrograman lainnya seperti C dan Pascal baik dilingkungan DOS maupun Windows .
Mungkin virus jenis ini adalah virus yang paling sulit untuk dibuat tetapi karena dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman dan berbentuk bahasa mesin maka keunggulan dari virus ini adalah mampu melakukan hampir seluruh manipulasi yang mana hal ini tidak selalu dapat dilakukan oleh virus jenis lain karena lebih terbatas.

b. Virus Macro

Banyak orang salah kaprah dengan jenis virus ini, mereka menganggap bahwa virus Macro adalah virus yang terdapat pada program Microsoft Word. Memang hampir seluruh virus Macro yang ditemui merupakan virus Microsoft Word. Sebenarnya virus Macro adalah virus yang memanfaatkan fasilitas pemrograman modular pada suatu program aplikasi tertentu seperti Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft PowePoint, Corel WordPerfect, dan sebagainya. Tujuan dari fasilitas pemrograman modular ini adalah untuk memberikan suatu kemudahan serta membuat jalan pintas bagi
aplikasi tersebut. Sayangnya fungsi ini dimanfaatkan oleh pembuat-pembuat virus untuk membuat virus didalam aplikasi tersebut. Walaupun virus ini terdapat didalam aplikasi tertentu tetapi bahaya yang ditimbulkan tidak kalah berbahanya dari virus-virus yang lain.

c. Virus Script/ Batch

Pada awalnya virus ini lebih dikenal dengan virus batch karena dulu terdapat pada file batch yang terdapat pada DOS, sekarang hal ini telah berganti menjadi script. Virus script biasanya sering didapat dari Internet karena kelebihannya yang fleksibel dan bisa berjalan pada saat kita bermain internet, virus jenis ini biasanya menumpang pada file HTML (Hype Text Markup Language) dibuat dengan menggunakan fasilitas script seperti Javascript, VBscript,4 maupun gabungan antara script yang mengaktifkan program Active-X dari Microsoft Internet Explorer.

Berdasarkan yang dilakukan

a. Virus Boot Sector
Virus Boot Sector adalah virus yang memanfaatkan gerbang hubungan antara komputer dan media penyimpan sebagai tempat untuk menularkan virus. Apabila pada boot sector terdapat suatu program yang mampu menyebarkan diri dan mampu tinggal di memory selama komputer bekerja, maka program tersebut dapat disebut virus. Virus boot sector terbagi dua yaitu virus yang menyerang disket dan virus yang menyerang disket dan tabel partisi.
b. Virus File
Virus file merupakan virus yang memafaatkan suatu file yang dapat diproses langsung pada editor DOS, seperti file berekstensi COM, EXE, beberapa file overlay, dan file BATCH. Virus umumnya tidak memiliki kemampuan untuk menyerang di semua file tersebut. Virus file juga dikelompokkan berdasarkan dapat atau tidaknya tingga di memory.
c. Virus System
Virus sistem merupakan virus yang memanfaatkan file-file yang dipakai untuk membuat suatu sistem komputer. Contohnya adalah file dengan berekstensi SYS, file IBMBIO.COM, IBMDOS.COM, atau COMMAND.COM.
d. Virus Hybrid
Virus ini merupakan virus yang mempunyai dua kemampuan biasanya dapat masuk ke boot sector dan juga dapat masuk ke file. Salah satu contoh virus ini adalah virus Mystic yang dibuat di Indonesia.
e. Virus Registry WIndows
Virus ini menginfeksi operating system yang menggunakan Windows 95/98/NT biasanya akan mengadakan infeksi dan manipulasi pada bagian registry Windows sebab registry adalah tempat menampung seluruh informasi komputer baik hardware maupun software. Sehingga setiap kali kita menjalankan Windows maka virus akan dijalankan oleh registry tersebut.
f. Virus Program Aplikasi
Virus ini merupakan virus Macro, menginfeksi pada data suatu program aplikasi tertentu. Virus ini baru akan beraksi apabila kita menjalankan program aplikasi tersebut dan membuka data yang mengandung virus.

Berdasarkan media penyebarannya

a. Penyebaran dengan media fisik
Media yang dimaksudkan bisa dengan disket, CD-ROM (Compact Disc Read Only Memory), harddisk, dan sebagainya. Untuk CD-ROM, walaupun media ini tidak dapat dibaca tetapi ada kemungkinan suatu CD-ROM mengandung virus tertentu, walaupun kemungkinannya kecil, tetapi seiring dengan berkembangnya alat CD-R/CD-RW yang beredar dipasaran maka kemungkinan adanya virus didalam CD-ROM akan bertambah pula. Untuk saat ini virus jenis ini yang menjadi dominan dari seluruh virus yang ada. Virus ini akan menular pada komputer yang masih belum tertular apabila terjadi pengaksesan pada file/media yang mengandung virus yang diikuti dengan pengaksesan file/media yang masih bersih, dapat juga dengan mengakes file/media yang masih bersih sedangkan di memori komputer terdapat virus yang aktif.

b. Penyebaran dengan Media Internet
Akhir-akhir ini virus yang menyebar dengan media sudah semakin banyak, virus ini biasanya menyebar lewat e-mail ataupun pada saat kita mendownload suatu file yang mengandung virus. Juga ada beberapa virus yang secara otomatis akan menyebarkan dirinya lewat e-mail apabila komputer memiliki hubungan ke jalur internet Read More..

SEJARAH INTERNET

Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.

Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet. Read More..

SEJARAH KOPI LUWAK

Pernah minum kopi luwak..yupppsss…beginilah sejarahnya

Hewan musang atau luwak adalah hewan mamalia yang sering kita jumpai di sekitar pemukiman atau bahkan perkotaan.Hewan ini amat pandai memanjat,lebih kerap berkeliaran di atas pepohonan,meskipun lebih sering turun ke tanah.Musang sendiri juga lebih aktif pada malam hari untuk mencari makanan dan lain-lain dari aktifitasnya.

Sering kita jumpai juga musang berkeliaran pada malam hari untuk mencari makanan di tempat pemukiman,bahkan sering kita jumpai musang sendiri memanjat kabel listrik,genteng rumah atau bahkan bangunan-bangunan di sekitarnya dan selalu berpindah-pindah ke tanah ataupun mencari ruang-ruang di dalam rumah yang banyak makanannya,seperi di dapur atau di gudang.Musang sendiri juga suka menjelajah hutan yang lebat dengan pohon karena musang juga suka dengan buah-buahan dan juga biji-bijian.

Musang atau luak sendiri lebih sering kita dengar dari pendapat masyarakat sebagai pencuri ayam,walaupun tampaknya musang lebih sering memakan aneka buah-buahan di hutan atau di pekarangan,termasuk juga pisang,pepaya, kopi,dan juga buah kayu hutan.

Mangsa lain yang sering di makan musang sendiri lebih condong hewan yang kecil,misalnya cacing tanah,kadal,semut,termasuk juga tikus

Di tempat-tempat yang sering kita lewati atau bahkan kita pernah melihat musang yang sedang membuang kotorannya,terlihat kotorannya yang berbentuk biji-bijian yang tidak tercena di dalamnya,sehingga biji-biji itu tetap utuh agaknya pencernaan musang sendiri lebih singkat dan sederhana15

Maka dari situlah konon luak atau musang lebih memilih buah yang benar-benar matang untuk menjadi santapannya

SEJARAH PEMBUATAN KOPI

Pernah suatu ketika musang memakan buah kopi di perkebunan untuk menjadi makanannya,dan sang petani pun mulai kualahan untuk mengawasi musang-musang tersebut,sang petani pun mulai bingung untuk mencari akal agar bisa mencegah si musang agar tidak memakan kopi-kopi di perkebunannya.

Suatu ketika sang petani berhasil menemukan bagaimana caranya untuk menangkap si musang tersebut yaitu dengan menjebaknya,akhirnya sang petani berhasil menjebak sang musang tersebut,

Setelah berhasil menjebak sang musang,akhirnya sang petani bertindak sangat konyol.Sang petani memiliki pikiran untuk menyembelihnya dan memakannya.

Saat Sang petani ingin menyembelih sang musang,sang petani melihat kotoran-kotoran dari musang tersebut yang berceceran di kandang tempat musang di kurung,sang petani curiga,mengapa biji kopinya malah berantakan di tempat sang musang.

Petani itu tak mengerti bahwa biji kopi tersebut adalah kotoran-kotaran dari sang musang sendiri,akhirnya sang petani mulai mengambili kotoran-kotoran musang tersebut,dan menyimpannya lagi di sebuah tempat.

Sang petani siap melakukan penyembelihan kepada sang musang.Maka,terjadilah pembunuhan yang kejam itu terhadap musang.

Pak petani mulai merobek-robek isi dari organ-organ perut musang,sampai akhirnya sang petani membuka isi perut dari sang musang tersebut dan mulai saat itulah petani melihat kotoran dari sang musang sendiri,dan apa yang terjadi.Pak petani merasa heran sekali,kenapa biji kopi yang di simpan tadi kok sama dengan yang di dalam isi perut si musang ini.

Maka pak petani tersebut menyimpulkan bahwa biji kopi tersebut adalah hasil pencernaan dari sang musang sendiri,yaitu kotoran.Betapa terkejutnya sang petani saat mengetahui bahwa kotoran sang musang mirip sekali dengan biji kopinya.

Petani ini mulai memutar otaknya kembali.

Maka petani tersebut memiliki pikiran untuk membuka kembali kotoran-kotoran musang itu yang telah dia simpan,Petani ini mulai memikirkan kalo seumpama kotoran ini mirip biji kopi,apakah kotoran ini bisa di masak?

Akhirnya petani ini mulai memasak kotoran sang musang ini,Dan apa yang terjadi.

Petani mulai terkejut karena rasa dari kotoran musang ini lebih nikmat dari biji kopi biasa yang tanpa di makan oleh musang,akhirnya sang petani sendiri langsung membuat banyak kopi-kopi tersebut dan menyebarluaskan rasa nikmatnya kopi ini kepada orang-orang terdekatnya.

Dengan pikiran bisnisnya,petani ini akhirnya mencari dan mengumpulkan musang-musang untuk memakan semua biji kopinya yang sudah matang dan sudah siap panen.musang sendiri di kumpulkan di sebuah kandang,jadi petani tersebut gampang sekali untuk bisa memanen kotoran mereka dan juga musang itu sendiri dapat berkembang biak dengan sendirinya.

Maka Pak petani mulai membangun sebuah industri kecil-kecilan di rumahnya dengan sebutan kopi luwak khas petani

Tahun semakin bertambah,bisnis tersebut mulai tersaingi oleh banyak orang karena kopi luwak pak petani banyak yang sudah mengetahui resepnya

Akhirnya dengan modal yang di tambah dan pikiran bisnis yang semakun maju dari sang petani tersebut,akhirnya pak petani mulai memasarkannya sampai keluar kota dan sampai ke luar negeri.

Tetapi Dengan Jaman yang semakin maju,luwak atau musang semakin sukar di temukan karena mungkin juga banyak orang yang memburu luwak dengan cara menembak atau juga menyembelihnya dan memakannya,

jadi mulai sekarang kopi luwak mulai tidak terdengar lagi karena kopi luwak sendiri yang sekarang tidak murni dalam pembuatannya,karena mulai banyak pabrik-pabrik yang mengatasnamakan kopi luak sendiri,padahal pembuatannya tidak alami seperti jaman dahulu.

Tapi kualitas dari kopi tersebut masihterjamin,dan juga harga dari kopi luak sendiri mulai rendah.

Dulu kopi luak di banderol Rp 100.000 per 450 gram,tapi sekarang mungkin bisa lebih rendah dari itu karena pembuatannya sendiri tidak alami. Read More..
-=Thanks_F☻r_Y☻uR_Visit=-